Minggu, 01 Februari 2015

This is my impression of the Etos Expoooo....




Sabtu, 26 April 2014

Tepatnya hari ini aku pertama kalinya ikut seminar Etos Expo, pengalaman baru menurut ku.. Ini acara yang ku tunggu-tunggu bingits (sedikit alay nggak apa-apa kan), butuh perjuangan ikut etos expo ini..

Ya maklum aku sih dari pelosok desa jadi ya pasti udah tau kannnn medannya berat. Jujur nih aku belum pernah ke UGM, jadi ya agak sedikit takut kesasar.. Untung ada mbah google map yang nujukin jalan, tapi tetep aja kesasar. Sebenernya aku nggak sendirian ada 3  temen ku yang ikut etos expo juga. Dan kami senasib sepenanggungan, sama-sama belum pernah ke UGM.hehe
Kami tiba di kampus UGM kira-kira  pukul  7 lebih. 

“Duh Luasnya UGM sekolahan ku aja kalah”celetuk ku.
“Ya iyalah kalah bandingin sama sekolahan sendiri”Balas pikiranku
Kami telusuri jalan dari Bundaran UGM sampai ketemu Gedung Grha Sabha Pramana yang depannya ada lapangan luas namanya lapangan Pancasila.. Nah kami berempat menuju ke Gedung itu, lucunya kami lewat dari depan. Jujur malu maluuu, malu banget. Penasaran kan malu kenapa..
“Aduh kenapa ini engga ada pesertanya?”
“ Kakak panitianya juga engga ada”. kataku
 Disitu malah banyak pak tukang yang lagi sibuk ngedekorasi gedungnya..
“Awaw salah tempat nih kita kawan”. “Tapi bener kok ini GSP”.
 Kita berempat melangkahkan kaki pergi dari lantai 2 GSP dengan perasan malu malu gimana gitu.. Rupa-upanya sih buat acara wisudaan.  hihi

Aku jalan di barisan terdepan alias disuruh jadi petunjuk jalan. “ hadeh kalian, aku kesini aja belum pernah”. Kucari-cari tengok sana tengok  sini (bacanya pake logat dangdut)..
Ooo..oalah aku baru ingat etos exponya kan di lantai 1, aduh bisa lupa gini ya. Maklum ya aku emang terkenal pelupa.

Yuk Cuuss kita ke lantai bawah!
Aduh udah rame ya yang ngantri, ini gara- gara kita pakai acara tersesat sih. Budayakan mengantri yuk sobat, jangan serobot sana serobot sini.
Suddenly eh tiba- tiba maksudnya, hehe datanglah seorang yang berbadan tinggi aku separoh dari dia kayaknya..
“Dek permisi ini ada acara apa ya?”Tanyanya.( Sambil tersengkal-sengkal bicaranya).
 “Tenang mas tarik napas keluarkan”.kataku dalam batin
Lagian masnya joging-joging gitu sambil tanya mbok ya mandek dulu tarik napas baru bicara.
“Oh ini acara seminar etos expo kak”.Jawab ku.
“Oke makasih dek! “ujarnya sembari kembali joging.
Kembali ke ngantri, yes ini giliran kita nih “Kata temen ku.
 Haha iya udah engga sabar.”Sahutku
Ada peserta lain yang menghampiri,
“Boleh tanya, Apa kamu sudah ambil tiket box nya kemarin?”.
“Belum ini aku lagi ngantri.”
“Oh kalo aku sudah, ngantrinya dimana nih kalo yang udah?”
“Lah itu di sebelah kiri”
“Oke makasih ya.”
 “ Iya sama-sama.”
Beli tiketnya selesai saat nya masuk ruangan.. Alhamdulillah masuk ruangan.
“Cari tempat depan yuk!”Ajak ku
 “Depan udah penuh tuh” ujar temen ku.
 Ah ayolah masih ada kok itu, “pasang muka melas.
Disini aja engga terlalu depan banget. “Oke ya sudahlah.”dengan ekspresi kecewa

Jujur ya padahal aku pengen banget duduk didepan. Lagian duduk didepan itu bisa jelas dan fokus sama apa yang dibicarain. Yah walaupun duduknya engga belakang2 amat, tengah2 juga engga lebih tepatnya antara depan dan tengah2.
Pembukaan acara nih, ini salah satu  yang bikin merinding. Kami semua peserta dan seluruh panitia menyanyikan lagu” Indonesia Raya” bersama-sama. Indonesia Tanah Air ku Tanah Tumpah Darahku.... Kemudian dilanjutkan Mars Etos.

And Then ada penampilan dari Keluarga Paduan Angklung Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM dengan Lagu Payphone-Maroon V. Subhanallah keren... Lanjut Lagu Kedua Giring Nidji- Laskar Pelangi, Sontak semua peserta ikut menyanyi..  Baru awal-awal aja udah keren, ah nyesel deh engga duduk didepan. Fufufu _-_

Sekarang sambutan Ketua Panitia Etos Expo oleh Mas Abid Mubarok, selanjutnya sambutan dari Koordinator Etos Expo Wilayah Jogja kalau tidak salah oleh Bapak Murwantoko, dilanjut dari Direktur Beastudietos Pusat kalau engga salah lagi oleh Bapak Kurniawan, selanjutnyaaa oleh Bapak Senawi Kemahasiswaan UGM..hmhm kok jadi kayak pembawa acara gini

Oalah ini toh Bapak Senawi yang diceritain kakak grup subhanallah, Beliau mengenakan pakaian koko dan berkopiyah hitam semakin penasaran. Sambil memberi sedikit motivasi untuk kita semua, “Bangsa yang besar itu adalah bangsa yang menjunjung tinggi pendidikannya”.
“Apa artinya kemampuan tanpa adanya kemauan, etos, dan karakter. Takkan bisa membangun.”
“Tidak hanya kerja  keras  teapi juga kerja cerdas”. Kok jadi inget pelajaran kewirausahaan seorang wirausaha itu harus kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, yang satu apa ya lupa.hehe

Aduh duh malah jadi membahas kewirausahaan jadi OOT kan (Out Of Topic).
Yang engga kalah keren quote beliau“Kenali Jati diri,Kenali Potensi” simple tapi bermakna luas.

Udahan ya cerita Bapak Senawinya, Lanjut ada game nih buat menyambut Bang Tere Liye. Ada sepuluh orang tercepat yang kedepan yang bakalan ikut game nya..
OK game nya gini kan di GSP ada 10 pintu (kalau engga salah ingat nih) nah mereka diminta nebak Bang Tere akan masuk lewat pintu mana.. Ayoo pada lari-larian,hehe.
Menurut insting ku sih dari pintu belakang sendiri. Dan ternyata oh tenyata benerkan dari pintu paling belakang. Semua peserta langsung menjerit-jerrit. Eh engga semua sih sebagian, maklum kebanyakan akhwatnya. Aku keep Kalem ajalah. ^_^


Nah time for Bang Tere give motivation. Temanya kali ini Pemuda Muslim, Pemuda berprestasi. Bang Tere juga berbagi cerita tentang seekor Burung Pipi, Penyu dan Sebatang Pohon Kelapa. Sangat memotivasi deh pokoknya.
Ini ada kata-kata dari Bang Tere.
Bang Tere bilang “ Kata Pepatah Lama waktu yang terbaik untuk menanam pohon adalah 20 tahun yang lalu. Karena dengan begitu kamu bisa memetik hasilnya saat ini. Tapi jika tidak,  waktu kedua terbaik adalah saat ini, Karena kamu akan bisa memetik hasilnya 20 tahun yang akan datang. Namun, jika kamu tidak pernah menanamnya kamu pun tidak akan bisa menikmati hasilnya.” ^_^

Ada banyak pelajaran dari apa yang Bang Tere berikan engga ada yang sia-sia pokoknya. Ini  adalah salah satu pengalaman yang tidak akan pernah ku lupakan.
Ini beberapa kata motivasi yang masih melekat dalam pikiran ku,
·             1. Semua kita adalah spesial. Jadi jangan pernah mengeluh aku ini tak ada berharganya sedikit pun untuk mereka. Ett ett pikir dulu dong kalau bicara
·         2. Musuh Terbesat kita adalah Kemalasan. Yap Betul kata “Malas” itu sudah pasti melekat pada setiap manusia, tinggal kitanya aja bagaimana biartidak diperbudak oleh kemalasan yang timbul paa diri.
·           3. Lakukan yang terbaik, tidak ada cara spesial untuk menjadi SPESIAL. Yuhu melakukan  sesuatu sebaik mungkin sesemaksimal mungkin dengan dibarengi doa tentunya.
·            4. Temukan Hobi, Aktivitas, Kegiatan Bermanfaat.
·            5. Dalam seiap kesempatan, attitude (Sikap) selalu lebih penting dibanding jenius.
·           6. Masa Muda tak akan pernah kembali. Maka Bergegaslah!
 Nah itu yang ku ingat dan selalu membuatku memikirkan kan kaka-kata tersebut untuk ku implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.. cie cie ngomong apa aku ini

Langsung ngebut aja deh ceritanya, hehe
Ini nih ada penampilan dari Deaf Art Community, Siapa coba hayoo..? Mau tau engga?. Mereka adalah comunitas yang Luar biasa, Walaupun mereka tidak bisa mendengar kan dengan Telinga. Tapi mereka bisa mendengarkan lewat hati mereka.Hehe
Aku perkenalkan nama personil nya Kak Ahmad, Kak Fani, Kak Arief dan Kak Zakka. Dengan keterbatasan mereka bisa meraih impian mereka, apalagi kita yang diberi kesempurnaan alat indra. Mereka bisa hiphop loh! Keren deh pokoknya.
Pernah baca begini “Cinta dan mimpi adalah mukjizat. Mereka tidak perlu didengar, diucapkan, atau diterjemahkan.”
Mereka aja Bisa! Kenapa kita engga! Syukron atas inspirasinya DACjogja ^_^

Sekarang nih yang ku tunggu-tunggu banget.. hehe
Nunggu Mbak Birrul Qodriyyah memberi sedikit motivasi. Mbak Birrul salah satu yang menginspirasi ku. Makanya aku semangat sekali ^_^
Ada yang tahu mbak Birrul itu siapa? Mbak Birrul adalah Mapres UGM 2013, mahasiswa berprestasi dengan segudang prestasinya.hehe
Dibawah ini kata-kata yang keluar dari celetukannya mbak Birrul :
“Kuliah itu Murah, untuk yang mau memperjuangkan. “
“Semua orang harusnya bisa berkuliah, sebagaimana setiap orang bisa makan.”
“Seratus, seribu, sejuta langkah dimulai dari langkah pertama. Karenany siapkan niat awal.”
“Yang menentukan bagus atau tidakya pilihan kita, adalah kita sendiri.”
Kata-kata terlontar memang cukup sederhana tapi Subhanallah memiliki makna yang amat mendalam bagi ku. 

Sebenernya acaranya itu panjang banget sampai 17.30 an dan banyak banget hal-hal yang tak bisa ku ceritakan satu per satu. Takutnya panjang kali lebar sama dengan Luas. ^_^
Ada banyak presentasi dari beberapa beasiswa di UGM juga Stan beberapa Fakultas. Seminar Etos Expo ini sangat sangat mengesankan. Aku dapat banyak ilmu, banyak belajar, de el el. ^_^ Syukron Khatsiron buat kakak panitia semuanya.
Dan yang engga kalah lucu, saat aku dan temen ku tanya ke kakak panitia ini itu dan nasib kita bagaimana pulangnya. Eh malah di ajakin narsis foto foto.

 Quote penutup from me. “Jika bukan karena lapangnya harapan alangka sempit hidup kita. Berani memiliki harapan akan menggerakkan kita untuk berani mengejarnya. Harapan yang besar adalah tanda meraihnya juga besar.”
“Dan Doa adalah senjata yang sangat penting dalam mewujudkan harapan. Allah Maha Melihat Kesungguhan setiap hamba-Nya”

1 komentar: